Renungan Advent 18 Desember 2016
ANAK DOMBA SEBAGAI RAJA “Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, kat...
Renungan Pagi
Renungan Advent 18 Desember 2016
ANAK DOMBA SEBAGAI RAJA “Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, kat...
Renungan Advent 17 Desember 2016
Murka Anak Domba “Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: ‘Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah...
Renungan Advent 16 Desember 2016
"RASA TAKUT" LEBIH DARIPADA RASA HORMAT “Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya te...
Renungan Advent 15 Desember 2016
PERUBAHAN KEKUASAAN “Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: ‘Pe...
Renungan Advent 14 Desember 2016
PERTUNJUKAN TERBESAR DI BUMI “Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian ...
MENGAPA YESUS MENUNGGU “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tu...
KERAGUAN KITA TIDAK MENGUBAH RENCANA ALLAH ‘Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengej...
SETENGAH DISELAMATKAN "Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya s...
Renungan Advent 10 Desember 2016
KATA YANG MENDEFINISKAN KEKRISTENAN: PENGHARAPAN “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mend...
