Renungan Advent 21 April 2017 
Korban Terakhir

"Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib“ (Filipi 2:8).

Yesus mati, bukan karena tubuh-Nya yang berdarah, tetapi karena hati-Nya yang hancur. Ketika Dia berseru, “Sudah selesai!” (Yoh. 19:30), itu bukan karena tusukan dan luka pada daging-Nya, itu karena kesedihan jiwa-Nya akibat dari tekanan misi-Nya dan kesadaran-Nya akan sikap kita yang tidak tahu berterima kasih. Bukan mahkota berduri atau paku berkarat atau pedang tajam yang telah menewaskan-Nya. Tetapi karena berat beban yang tak tertahankan dari misi-Nya. Penderitaan-Nya yang besar, luka-Nya yang mematikan, puncak rasa sakit-Nya ada pada pikiran begitu banyak jiwa yang lebih suka kesenangan kehidupan ini daripada prinsip-prinsip abadi kerajaan-Nya.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan