Tetapi pelanggaran mengubah segalanya selama pertandingan berlangsung Dosa tidak sekadar mengunjungi orangtua kita dan pergi; dosa itu bukan peristiwa pukul dan pergi—hantam dan kuasai! Dia mengambil tempat makhluk yang tidak taat; dia merampas cahaya kebenaran yang diberikan kepada mereka dan membalikkan situasi mereka dari awal mereka yang suci tak bernoda menjadi daging yang tidak suci yang dihasilkannya. Dosa mengubah kondisi mereka dari “KB” (Keabadian Bersyarat) menjadi “KP” (kebobrokan permanen). Inilah sebabnya mengapa baik mereka maupun keturunan mereka tidak dapat menyelamatkan diri atau menebus diri sendiri. Kondisi mereka mengharuskan Juruselamat yang, sementara merupakan salah satu dari mereka, adalah lebih besar daripada mereka; yang, sementara manusia tunduk kepada hukum, adalah Ilahi yang memiliki otoritas hukum; yang, sementara sama dengan Adam dalam tunduk kepada kematian, adalah sama dengan Allah yang berkuasa atas maut.

Yesus menjadi pengganti. Dengan pelayanan-Nya semua kehilangan Adam dipulihkan—dan bahkan lebih. Ya, lebih! Alam semesta akan menjadi lebih baik jika manusia tidak jatuh, tetapi kasih Kristus yang dicurahkan kepada planet yang sakit ini menunjukkan, dalam cara yang belum pernah ditunjukkan, Kebesaran hati Allah kita dan Anak-Nya yang terkasih, Adam kita yang jelas lebih baik.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan