SEBUAH KEBANGKITAN KHUSUS

“Terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang’’ (Matius 27: 51-53)-

Pada waktu bersamaan dengan seruan kemenangan terakhir Yesus dan kematian-Nya, beberapa peristiwa terjadi. Kemarin kita mempelajari robeknya tirai Bait Allah. Suatu kejadian bersamaan lainnya adalah gempa bumi yang kuat yang mengguncang seantero wilayah itu, dan meretakkan tanah sehingga terjadi celah-celah besar di beberapa tempat. Meskipun robeknya tabir tidak terlihat oleh semua orang, setiap orang merasakan gempa yang menakutkan itu.

Kejadian supraalami ketiga pada kematian Yesus adalah kebangkitan khusus beberapa orang yang telah mati. Satu-satunya penulis Injil yang menyebutkannya adalah Matius. Dan di dalam ceritanya, urutan kejadian-kejadian itu tidak seluruhnya jelas. Apa yang diberitahukan kepada kita adalah gempa yang memorakporandakan bukan saja meretakkan batu-batu tetapi juga membuka banyak kuburan. Dari ayat di atas, tidaklah jelas apakah orang-orang di dalam kuburan itu bangkit pada saat kematian Yesus atau pada kebangkitan-Nya. Yang disebut belakangan agaknya adalah arti bagian tersebut. Jika memang demikian, inilah gambaran beberapa umat setia Allah yang bangkit dari kuburan mereka yang terbuka pada pagi hari kebangkitan dan masuk ke dalam kota untuk memberi kesaksian tentang kuasa Kristus yang dapat membangkitkan kembali.

Alkitab tidak memberitahu kita siapa orang-orang yang dibangkitkan ini, dan sebagian besar komentator tidak menerangkan mengenai identitas mereka. Ellen White menyatakan pendapatnya yang masuk akal bahwa “merekalah yang telah bekerja bersama-sama dengan Allah, dan yang dengan mengorbankan jiwa mereka sendiri telah memberikan kesaksian tentang kebenaran” (Alfa dan Omega, jld. 6, hlm. 438). Paulus menyinggung kenyataan bahwa ketika Yesus yang sudah bangkit itu kemudian naik ke surga, Dia membawa mereka yang dibangkitkan bersama-Nya (Ef. 4:8).

Kita jangan menyalahartikan kebangkitan yang istimewa ini dengen kebangkitan umum yang terjadi pada Kedatangan Kedua Kali. Sejumlah terbatas mereka yang setia bangkit bersama Kristus, tetapi bagian besar umat Allah akan tidur di dalam kubur mereka sampai Dia muncul kembali di akhir zaman (1 Tes. 4:13-18; 1 Kor. 15:51-53).

Apakah yang kita temukan dalam kejadian yang dilaporkan Matius adalah ajaran yang jelas mengenai kuasa Kristus untuk membangkitkan para pengikut-Nya. Karena Dia hidup, maka kita juga akan hidup.

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan