lagi merampok kemuliaan Allah karena nama-Nya. Yesus, Batu Zaman, yang dari-Nya akan mengalir air keselamatan, terpukul kalah sekali. Kitab Ibrani kemudian mencatat dengan ringkas: “Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang” (Ibr. 9:28).

Hukuman Musa yang berat (tidak diperbolehkan masuk ke Kanaan) adalah pengingat yang berharga untuk bangsa Israel kuno dan kita yang melakukan pekerjaan Tuhan yang menuntut ketaatan eksplisit terhadap perintah-Nya dan kepercayaan yang kuat dalam metodologi-Nya. Hal ini berlaku baik dalam urusan pribadi kita maupun dalam pekerjaan kelembagaan yang Dia urapi. Jika saja Musa berbicara dengan batu itu, air yang diberikannya akan begitu manis dan menyegarkan, dan ia akan memasuki Kanaan dengan bangsa itu. Kualitas berkat kita dan kesempatan kita untuk masuk ke dalam Kanaan surgawi tidak kurang tergantung pada penyerahan diri dan pelayanan kepada orang lain.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan