Tuhan Kita yang Hidup
"Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu 'Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu"' (Matius 28:5, 6). ,

Adalah kemanusiaan Yesus yang mati di kayu salib, dan adalah kemanusiaan Yesus yang bangkit dari kubur." Keilahiannya tidak mati," tidak tenggelam di bawah para penyiksa Kalvari—Keilahian tidak bisa mati. Kemanusiaan Kristus Yesus mati, dan ketika Dia diletakkan di dalam kubur, "semua yang berhubungan dengan kehidupan dan kecerdasan Yesus tetap tinggal bersama tubuh-Nya di dalam kubur itu; dan ketika Dia keluar dari kubur, itu adalah Pribadi seutuhnya; Dia tidak perlu memanggil roh-Nya dari surga" (The Seventh-day Adventist Bible Commentary, Ellen G. White Comments, jld. 5, hlm. 1113,1151).

Tubuh Adam kedua adalah seperti kita dibandingkan tubuh Adam pertama yaitu bertumbuh di dalam rahim seorang perempuan berdosa, sekarang terbaring dipukul dan meninggalkan bekas luka—begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi (Yes. 52:14). Setelah dipukul berulang-ulang saudara tertua kita babak belur, beristirahat dengan damai di perut bumi yang sangat dingin dan sunyi adalah Dia yang berfirman sehingga semua diciptakan.

Setan memahami dengan baik apa yang dipertaruhkan. Dia telah melihat Musa dibangkitkan dan kumpulan besar orang kudus yang sementara tertidur keluar dari kuburan mereka ketika Yesus berseru: "Telah selesai!" Ia tahu bahwa jika Yesus bangkit, dan mereka bersama-Nya, kesaksian mereka akan tidak terbantahkan, pelayanan pengantaraan Kristus tak terbendung, dan kerajaan-Nya akan hilang selamanya. Setan telah gagal membunuh Dia di Bethlehem, gagal menipu Dia di padang gurun, gagal menakut-nakuti Dia di Getsemani, gagal memaksa Dia di gedung pengadilan Pilatus. Sekarang, setelah kematian-Nya di Kalvari, ia mencari kemenangan melalui mencegah Dia keluar dari kubur. Pada akhirnya, ia menugaskan para pemimpin terbesar dari tentara pemberontak untuk menghalangi kebangkitan-Nya.

Tetapi mereka tidak bisa! Sebagaimana pastinya kegelapan malam memberi jalan kepada matahari terbit dan sebagaimana es musim dingin melepaskan cengkeraman mereka atas kehidupan yang muncul kembali di musim semi, kematian dan neraka memberi jalan untuk kemenangan—melepaskan kebangkitan Tuhan kita Dia menelan kematian, tapi kematian tidak bisa menelan-Nya;


Dia mengambil kematian, tapi kematian tidak bisa mengambil Dia Orang Farisi tidak bisa mencegah-Nya; orang banyak tidak bisa menekan-Nya; Herodes tidak bisa membinasakan-Nya; kematian tidak bisa menghancurkan-Nya dan kuburan tidak bisa menahan-Nya. Ia bangkit seperti yang telah dikatakan-Nya dan kita hidup pada hari ini karena kasih Tuhan.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan