SAAT-SAAT YANG MENYUSAHKAN

“Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu” (Daniel 12:1).

Pekerjaan Kristus di Tempat Suci surgawi telah berakhir. Ketika Dia menyelesaikannya, Daniel menggambarkan Dia berdiri sementara bersiap untuk kembali ke bumi menemui umat-Nya.

Pengadilan Pra-Kedatangan Kedatangan Kedua telah selesai, pintu kasihan sudah ditutup, dan Imam Besar Agung sudah berdiri. Tetapi sesuatu terjadi pada saat penting ini. Bumi sudah memasuki “masa kesusahan” yang tiada bandingnya dalam sejarah dunia. Masa sulit itu sudah pasti disebabkan ketika “empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon” (Why. 7:1), akhirnya melepaskan pegangan mereka dan membiarkan Iblis bekerja lebih bebas di seluruh bumi.

Nah, bumi selalu berada dalam kesukaran. Yesus telah kemukakan hal itu ketika Dia memberitahu para murid-Nya bahwa “kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru” (Mat. 24:6-8).

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, bumi selalu mengalami peperangan, gempa bumi, dan seterusnya. Tetapi Alkitab itu jelas bahwa awal kesakitan itu akan berakhir ketika bumi memasuki waktu kesusahan yang tidak pernah terjadi sebelumnya, dan selama waktu itu kekuatan-kekuatan jahat Setan bebas melakukan apa saja sekehendaknya. Pada saat itu “orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang” (Luk. 21:26).

Itu adalah masa kacau balau. Bukan saja dunia ekonomi dan fisik bergolak, tetapi tak dapat dihindarkan lagi tentu saja dalam dunia rohani akan terjadi kekacauan karena orang mulai mempersalahkan satu sama lain atas apa yang terjadi. Dalam keadaan demikian di sejarah sebelumnya, perselisihan agama akan berkecamuk ketika kekuaatan Setan berbalik menyerang umat percaya Yesus. Wahyu 13 dan tempat-tempat lain dalam kitab Wahyu, Yohanes menggambarkan beberapa serbuan itu.

Selama titik krisis sejarah ini, ketika umat Allah dilanda apa yang Daniel gambarkan waktu kesusahan, maka Yesus kembali menyelamatkan mereka.

Bapa, bantulah kami sekarang agar tetap di dekat-Mu sementara kami bersiap menghadapi peristiwa-peristiwa itu yang akan terjadi di bumi ini.
 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan