Kaki Bau

"Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: 'Allahmu itu Raja!" (Yesaya 52:7).

Nyamuk malaria betina Afrika "lebih suka" mendapatkan makanan darah dari kaki korban yang sedang tidur. Mungkinkah alasannya karena dengungan nyamuk di sekitar kepala akan mengingatkan korban untuk memukul nyamuk dengan tangan yang terarah? Namun bagaimanakah nyamuk kecil menemukan area lembut antara jari kaki selama malam gelap?

Dalam upaya untuk memberantas malaria sebagai salah satu penyebab kematian yang terbesar di dunia, Bill and Melinda Gates Foundation telah menspon-sori hanyak penelitian tentang malaria dan pembawanya, nyamuk malaria Afrika anopheles gambiae. Nyamuk betina memerlukan protein darah untuk membuat telur yang ia simpan seperti rakit di permukaan air tenang, sehingga secara teknis dialah satu-satunya yang membutuhkan makanan darah. Dan untuk menemukan-darah itu, nyamuk dilengkapi sejumlah sensor kimia dan rambut khusus yang terdapat pada antenanya, rahang palpnya, dan di berbagai bagian pada belalainya, dengan penyelidikan yang rumit kemudian dia menyuntikkannya ke kapiler untuk mendapatkan darah.

Ternyata, dia memiliki detektor CO2 untuk terus mencari awan gas yang dihembuskan di setiap napas orang tidur. Jadi, dengan siaga penuh, ia mengikuti konsentrasi CO2 yang terus meningkat. Karena sebagian besar CO2 keluar dari mulut dan lubang hidung, maka kepala orang tidur berbahaya untuk nyamuk, sehingga nyamuk memiliki masalah. Tetapi ketika serangga mendekat kepada korban, ternyata bau lain mengalihkan perhatian nyamuk dan segera memblokir detektor CO2. Navigasi nyamuk sebenarnya beralih ke set sensor yang mendeteksi bau bakteri dari jenis bakteri yang ada di kulit kaki dan jari kaki yang berkeringat. Para ilmuwan telah mengidentifikasi 10 bau kaki yang berbeda, sembilan sangat menarik bagi nyamuk dan lima yang secara efektif menghalangi deteksi CO2. Penelitian ini telah menjelaskan bahwa penolak nyamuk yang menghalangi deteksi CO2, jelas bukan jawabannya. Apa yang mungkin jauh lebih efektif dalam mengendalikan nyamuk adalah perangkap berumpan dengan aroma bau kaki yang membuat nyamuk tertarik. Dengan beberapa perangkap seperti itu di rumah, banyak Anopheles gambiae betina yang haus darah akan menemui ajalnya, sehingga mencegah banyak penderitaan dan kematian manusia. Betapa indahnya kaki mereka yang membawa kabar baik.

Tuhan, gunakanlah saya dalam beberapa cara kreatif untuk membantu meringankan penderitaan manusia dan menyebarkan kabar baik bahwa Engkau berada di atas takhta-Mu.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan