Mengapa Hati Saya Harus Sedih? 

"'Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? engkau tentu sedih hati.' Lalu aku menjadi sangat takut" (Nehemia 2:2.) 

       Pada saat musim dingin di tempat kami di Michigan, tampaknya selama be-- berapa minggu seolah-olah kami tidak bisa melihat matahari. Di danau efek salju terlihat, dan hari demi hari danau itu menjadi tampaknya suram. Jangan salah paham. Kami menyukai salju. Kami bermain ski atau sepatu salju, atau me- naiki kereta salju. Namun menarik untuk melihat matahari pada saat itu. Inilah waktunya dalam satu tahun orang menderita SAD [singkatan yang tepat untuk Seasonal Affective Disorder (gangguan afektif musiman)], karena gejalanya berupa perasaan menjadi lelah, depresi, sedih, dan lesu. 
      Nama lain untuk kondisi ini ada- lah depresi musiman. Gejala-gejalanya biasanya terjadi pada waktu yang hampir sama setiap tahun, biasanya akhir musim gugur dan musim dingin, meskipun kadang-kadang terjadi selama musim semi dan awal musim panas. Apakah yang menyebabkan kesedihan musiman ini? Ada yang mengatakan bahwa malam yang lebih pendek, mengakibatkan otak menghasilkan lebih se- dikit beberapa hormon otak penting. Lainnya menunjukkan bahwa tingkat neu rotransmitter yang disebut serotonin mungkin dalam pasokan yang sedikit. Pada- hal itu adalah sebuah substansi yang kuat, hormon yang membuat Anda merasa baik dan tenang. Namun teori lain menunjukkan bahwa reseptor cahaya mata berada pada tingkat ketiga (selain batang atau kerucut) yang terhubung ke daerah khusus di otak tepatnya di atas sarafoptik melintas, ini disebut inti suprachiasmat ic (SCN). 
      Data terbaru menunjukkan bahwa pusat SCN otak memengaruhi ritme sehari-hari melalui sistem hormon. Apa pun masalah nya, SAD adalah kenyataan. Dokter sering menganjurkan agar menggunakan lampu terang untuk meng-- obati SAD. Namun, cahaya terang yang terbaik adalah di luar ruangan di bawah sinar matahari setiap hari. Karena pasokan sinar matahari sedikit, maka yang ter- baik berikutnya adalah eahaya buatan, kualitas tidur, berolahraga penuh sema- ngat, dan gfzi yang baik, semuanya itu dapat membantu. Bila SAD eukup serius maka memerlukan pengobatan vdan intervensi psikiatris. Untungnya, sebagian besar risiko SAD hilang seiring perubahan musim dan tidak menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Bagaimanakah dengan kesedihan rohani? Adakah dukacita yang sesuai de— ngan kehendak Allah yang benar-benar bisa menjadi hal yang baik? Dalam pasal 7 di surat Paulus yang kedua kepada Jemaat Korintus, ia menjelaskan secara rinci bagaimana kita dapat bertumbuh oleh rasa sakit. 
      Tuhan, biarlah saya memiliki dukacita supra alami, yang besar sekalipun, agar membawa saya kepada pertobatan, mengarahkan pada keselamatan, dan tidak me ninggalkan penyeselan Itu adalah jenis kesedihan rohani yang saya butuhkan. Ka- rena saya menyadari sekarang bahwa rasa sakit akan menghasilkan rasa keadilan saya, kerinduan, dan kepedulian saya terhadap orang lain.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan