Putih Cemerlang, Sangat Putih,
Benar-benar Putih

"Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya" (Wahyu 3:5).

Kita menyukai kertas yang lebih putih daripada yang putih lainnya. Untuk mendapatkannya, kita belajar melapisinya dengan mineral atau menambahkan senyawa yang membuatnya mencerminkan cahaya putih. Walaupun demikian lapisan tersebut, berat dan mahal.Bagaimanakah dengan gigi kita? Pernahkah gigi kita terlalu putih? Kita memperoleh gigi putih karena menggunakan pemutih.

Putih itu memikat. Terutama bila kumbang putih kecil merangkak di sekitar jamur putih. Tidaklah biasa seekor kumbang berwarna putih. Sebagian besar hitam, cokelat, dan beberapa kumbang bahkan berwarna-warni. Tapi yang satu ini putih. Dinamakan cyphochilus, yaitu serangga kecil yang tidak hanya ringan tapi benar-benar putih. Putih memesona karena sisik kecil menutupi permukaannya. Ilmuwan pada awalnya penasaran, lalu gembira, karena mungkin mereka bisa belajar cara baru untuk membuat kulit yang putih..Memimpin para ilmuwan untuk proyek ini, Peter Vukusic, mempelajari sisik kecil dengan mikroskop elektron dan alat-alat lain dan mengetahui bahwa sisik yang fotonik ini keras. Artinya, cahaya yang masuk diproses oleh sisik yang sangat licin dengan pola struktur acak dalam cara unik yang dirancang untuk memberikan gelombang panjang cahaya. Seperti yang Anda mungkin telah pelajari di sekolah, semua gelombang cahaya menghasilkan warna putih. Sekarang ilmuwan bekerja untuk meniru fotonik padat ini untuk membuat kertas yang ringan dan tipis dan lebih putih.

Putih tentu saja lambang kemurnian. Putih berarti bersih dan tidak bernoda, seperti yang kita inginkan pada pakaian kita. Sebuah deterjen sering diiklankan sebagai salah satu yang akan menghasilkan putih lebih cerah. Namun menurut catatan Markus, pakaian Yesus “dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu“ (Mrk. 9:3).

Karena ladang sudah siap untuk panen (Yoh. 4:35) saya memandang ke depan untuk melihat Tuhan datang kembali duduk di awan putih untuk menjemputsaya (Why. 14:14), memegang batu putih dengan nama baru saya di atasnya (Why. 2:17), memiliki jubah yang dipakaikan kepada saya yang dibuat putih oleh darah anak domba (Why. 7:14), dan melihat Seseorang dengan rambut putih seperti bulu domba (Why. 1:14), yang menunggang kuda putih (Why. 6:2) dan duduk di takhta putih yang besar (Why. 20:11).

Tuhan, bersihkanlah saya dengan hisop, basuhlah saya sehingga saya bisa bersih, lebih putih daripada salju. Saya rindu agar menjadi kudus dan tidak bercela.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan