Teriakan Orang Miskin 

Saat membaca kitab Yakobus, kita akan menemukan beberapa kategori perbedaan orang kaya disebutkan, termasuk pedagang kaya yang akan jatuh di tengah—tengah usaha mereka (Yak. 1:11), pengusaha yang memohon ke pengadilan untuk perlindungan investasi mereka (Yak.2:6), dan pemilik lahan pertanian yang menahan gaji pekerjanya (Yak. 5:4). Ayat-ayat ini menggambarkan
orang kaya secara negatif berdasarkan tabiat masa lalu mereka, sikap masa sekarang, dan hukuman yang akan datang. Orang-orang ini pada dasarnya memililki “harta yang menumpuk” (Yak. 5:3, NKJV dengan mengorbankan orang miskin.
   "Sesungguhnya te1ah terdengar teriakan besar, karena upah yang kamu tahan dari buruh yang telah menuai hasil ladangmu, dan telah sampai ke telinga Tuhan semesta alam keluhan mereka yang menyabit panen mu" (Yak. 5:4). Bandingkan dengan Ini. 19:13; Ul. 24:14,15; Yer.22:1 Prinsip penting apakah yang terlihat di sini, tidak hanya dalam konteks utamanya saja tetapi juga secara umum dalam hubungannya dengan bagaimana kita berhubungan kepada orang lain?
..............................................
........................................................................................................................................................................................................................................................................................

   Pada bangsa Israel di Zaman Alkitab, segera sesudah upah dibayar, banyak para pekerja, walaupun bukan mayoritas.menggunakan pendapatan langsung membeli makanan bagi keluarga mereka. Menahan upah sering berarti Keluarga itu akan kelaparan. Jadi di sini Yakobus menyampaikan sesuatu yangsangat serius.
    Tidak heran, kemudian, Yakobus berbicara sangat keras melawan mereka yang menahan upah pekerja yang telah bekerja bagi mereka. Itu sudah cukup buruk karena menipu seseorang, tetapi bagi mereka yang sudah kaya,lalu menimbun kekayaan dengan mencuri dari orang miskin adalah dosa, bukan hanya melawan yang miskin, tetapi juga desa melawan surga. Dan, sepeiti yang Ya
kobus tuliskan, dosa itu akan dihukum pada waktunya.
    "Kekayaan membawa tanggung-jawab yang besar. Memiliki kekayaan dengan kecurangan, dengan perdagangan yang line lewati batas, dengan menindas para janda dan yatim, atau dengan .menimbun kekayaan dan mengabaikan mereka yang membutuhkan, pada akhirnya akan menerima ganjatan seperti yang digambarkan oleh rasul yang diinspirasikan: Maka sekarang, hai kamu orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu.""—Ellen G. White Testimonnies For The Church, jld. 2, hlm. 682.
   Apakah kesepakatan Anda dengan orang lain ketika itu menyangkut tentang uang? Apakah yang dikatakan kesepakatan itu tentang Kekristenanmu dan tentang berapa banyak Anda memantulkan tabiat Kristus? 

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan