Kekuatan Alga

"Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan Nya lak terhingga (Mazmur 147:5).

“Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan Mu yang terentang. Tiada suatu apa pun yang mustahil untuk Mu!" (Yeremia 32:17).


Dari apa yang saya baca dalam Alkitab, Tuhan tidak pernah mengalami kesuraman, gelap gulita atau kekurangan energi jenis apa pun. Baru-baru ini saya menghadiri ceramah oleh kolumnis New York Times dan penulis, Tom Friedman, pemenang hadiah Pulitzer. Titik utama pidatonya adalah bahwa setiap negara agar mengutamakan mempelajari bagaimana memanfaatkan atau menghasilkan energi yang murah, tidak berpolusi, berlimpah yang memimpin masyarakat dunia di tahun-tahun mendatang. Bukankah Tuhan yang baik telah memiliki kunci bagi masalah itu (lihat Mat. 28:18)?

Berita hari ini menggambarkan penelitian terhadap makhluk sel tunggal yang memiliki kemampuan atau potensi rekayasa genetika untuk membuat minyak bio dari sinar matahari, dan karbon dioksida. Sinar matahari berlimpah dan gratis. Dan dari apa yang kita dengar, karbon dioksida terlalu berlimpah di atmosfer kita, sehingga menggunakannya untuk membuat energi bahan bakar yang kaya, sepertinya terdengar hal yang baik. Puluhan perusahaan dan lebih dari 100 institusi akademik sedang bekerja untuk meneliti ganggang dengan kemampuannya membuat hidrokarbon atau lipid yang kita bisa ubah menjadi diesel, etanol, atau bensin. Makhluk mikroskopis ini mereproduksi dengan cepat dan menggunakan energi sinar matahari untuk daya reaksi kimianya yang menghilangkan karbon dioksida dari lingkungan dan mengikat karbon atom bersama-sama untuk membuat molekul yang kaya energi. Dengan memilih ribuan jenis alga, para ilmuwan memilih alga yang muncul sebagai juara dalam reproduksi, pertumbuhan, penggunaan cahaya yang efisien, dan produksi zat-zat yang berguna. Ganggang adalah calon yang sangat baik karena, dalam perbandingan per hektar, bisa memiliki potensi menjadi setidaknya 10 kali lebih efisien daripada jagung untuk memproduksi etanol atau kedelai guna pembuatan biodiesel, juga bisa melakukannya di gurun atau lokasi air payau dan tidak akan bersaing dengan areal pertanian.

Harapannya adalah bahwa kita dapat mengola kandidat terbaik ini dalam kolam besar atau bioreaktor di lokasi gurun untuk memenuhi kebutuhan listrik masa depan dengan energi yang dapat dibarui.

Tuhan, semua energi berasal dari tangan Mu. Ajarlah kami untuk menggunakan sumber daya yang Engkau telah disediakan dengan cara yang merawat ciptaan-Mu sementara kami meringankan penderitaan dan dengan lembut merawat orang di sekitar kami.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan