Kamis, 2 November
Bukan Kesalahan Allah
“Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:'Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang-buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman'.. Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati'" (Kejadian 3:2,3).

Ellen White mengangkat kesalahan orangtua pertama kita dengan sangat nyata dalam sejumlah pernyataan yang sedikit dibaca namun mengungkapkan dengan sangat jelas. Pertimbangkanlah: “Leluhur kita yang pertama tidaklah dibiarkan begitu saja tanpa mendapat amaran lebih dulu tentang bahaya yang mengancam mereka. Pesuruh-pesuruh surga membeberkan kepada mereka sejarah kejatuhan Setan dan rencananya untuk membinasakan mereka, menjelaskan dengan lebih sempurna sifat pemerintahan Ilahi, yang sedang dicoba untuk digulingkan oleh penghulu kejahatan itu” (Alfa dan Omega, jld. 1, hlm. 46). Dan lagi, “Malaikat memperingati Hawa agar tidak berpisah dari suaminya dalam pekerjaannya, yang akan membawa dia dalam hubungan dengan musuh yang telah jatuh. Malaikat memerintahkan mereka untuk lebih mengikuti perintah Allah yang telah memberikan mereka petunjuk tentang pohon pengetahuan, dalam penurutan sempurna agar mereka selamat dari si jahat” (The Story of Redemption, hlm. 31).

Kenyataan dari kesalahan mereka bahwa mereka bukan hanya diamarkan, namun sedikitnya mereka diuji. Bandingkan kutipan yang berikut ini: “Ujian yang diberikan kepada Adam dan Hawa sangatlah mudah” (The Seventh-day Adventist Bible Commentary, Ellen G. White Comments, jld. 1, hlm. 1083). “Ujian paling mudah yang dapat diberikan telah diberikan kepada mereka; bukanlah kebutuhan mereka untuk makanan buah dari pohon yang dilarang itu, segala sesuatu telah ada dan sudah disediakan” (ibid.); “Namun demikian, di dalam rahmat-Nya yang besar itu, Ia telah menentukan bagi Adam suatu ujian yang tidak berat. Dan kecilnya hal larangan itu telah menjadikan dosa itu sangatlah besar” (Alfa dan Omega, jld. 1, hlm. 58); “Ketika Adam dicobai, dia tidak dalam keadaan lapar” (Signs ofthe Time, 4 Apr. 1900).

Kita diingatkan melalui perkataan-perkataan ini yaitu: (a) Surga sudah memberikan amaran yang cukup bagi kita; bahwa (b) tidak ada cobaan yang lebih besar (1 Kor. 10:13). Hal penting yang perlu diingat adalah bukan besarnya hukuman atas kejahatan itu, tetapi harga yang tidak dapat diungkapkan atas keselamatan yang sudah dibuat melalui Yesus Kristus. Keselamatan bukan melepaskan kita dari kematian yang pertama—akibat alami dosa—bagaimanapun, melalui intervensi pengorbanan Tuhan kita, melepaskan kita dari kematian kekal yang kedua dan memberikan kepada kita jaminan kehidupan yang kekal.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan