Selamanya

"TUHAN itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-temurun! Haleluya!"(Mazmur 146:10).

     Selamanya. Konsep ini asing bagi saya Apakah saya telah diprogram oleh penipu untuk percaya bahwa selamanya itu akhirnya akan berakhir? Salam kerajaan yang saya dengar lagi dan lagi di seluruh Alkitab adalah: "Ya raja, hidup selamanya? Tak satu pun pernah terjadi Museum spesimen tulang mengilap raja dinosaurus, Tyrannosaurus rex, adalah yang tersisa dari kadal yang mengerikan, kuat, dan menakjubkan Bahkan melebihi gunung-gunung tinggi dengan puncak terjal yang terkikis Disebutkan telah terjadi pelapukan Hujan menirus, salju mencair, dan es meresap ke sela-sela mikroskopik, bahkan nneretakkan batu terkuat, menyebabkan pengelupasan, retakan, dan longsornya pecahan-pecahan, Gunung-gunung makin rendah satu milimeter setiap saat Memungkinkan dalam jangka waktu yang lama, maka pegunungan Rocky, Alpen, dan Himalaya akhirnya akan terlihat seperti pegunungan Appalachia, dataran tinggi Skotlandia, atau Ural Rusia Bahkan jika diizinkan untuk waktu lebih lama lagi, maka gunung akan rata dan diganti dengan gunung baru yang didorong oleh proses munculnya gunung seperti gunung berapi dan terjadinya tabrakan lempeng tektonik. 
      Jadi ketika pemazmur bernyanyi, "Tuhan memerintah Selamanya," maka saya tidak memiliki petunjuk sepenuhnya tentang apa artinya itu Setelah ditelan ikan besar yang Tuhan sediakan, Nabi Yunus berdoa dengan doa puitis yang berpusat pada kata "selamanya" Tidak diragukan, setiap detik tampaknya seperti selamanya ketika Anda jauh di kedalannan laut, terjebak dalam perut ban ikan besar dengan runnput laut melilit kepala Anda dan Anda tidak tahu dari mana udara untuk napas Anda berikutnya. Dengan hidup yang tidak pasti itu, Yunus berdoa, dan ikan memuntahkan dia di pantai berpasir yang kering- Jadi, selamemyu itu menjadi pendek. 
     Faktanya adalah, ketika saya membaca Ibrani 13:8 bahwa "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya" atau 1 Timotius 6:15, 16 yang menerangkan "Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia- Bagi--Nyalah hormat dan leluasa yang kekal! Amin," maka konsep selamanya adalah salah satu yang saya harus terima dengan iman. Selama-lamanya menarik untuk dipikirkan, tetapi itu pasti memerlukan pengalaman selamanya untuk sepenuhnya dipahami. Namun itu adalah konsep yang saya ingin mengerti. 
     Oh Raja hidupku, hiduplah selamanya. Ketika iman saya mulai remuk seperti pegunungan, kuatkanlah. Engkaulah sutu-satunya Allah yang penuh hikmat dan kemuliaan-Mu adalah selamanya, ya Yesus Kristus! Amin.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan