Ikan Wrasse Pembersih

"Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah" (1 Petrus 4:10).

    Suatu kali saya memiliki kesempatan menyelam di Laut Merah dan mengamati ikan wrasse garis biru pembersih yang melakukan pekerjaannya. Dalam kekaguman saya menyaksikan sementara ikan kerapu besar bergeser ke pusat pembersihan di mana beberapa wrasse berwarna merah menunggu. Kerapu itu membuka mulutnya dan mengembangkan insangnya, dan wrasse berenang ke rongga mulut yang mengerikan itu, lalu mulai membersihkan gigi dan mengambil kulit mati dan Iendir di sekitar bibir, insang, dan sirip ikan yang jauh lebih besar daripada mereka. 
    Kerapu adalah ikan yang lambat berenang dan yang tidak mengejar makanannya. Sebaliknya, menunggu dengan diam-diam ikan lain atau kepiting atau gurita yang mendekat, maka dangan tiba-tiba membuka mulutnya dan dengan mengisap kuat sehingga mangsa yang malang masuk ke dalamnya; jadi saya menatap, dan terpesona, sementara ikan kecil berenang masuk dan keluar dari mulut dan insang ikan kerapu tersebut, memberikan pelayanan bagi ikan yang lebih besar. Sebagai imbalannya, kerapu tidak memakan mereka. Kelihatannya kerapu itu tahu bahwa wrasse yang membantunya untuk memiliki hidup lebih sehat. Ketika dua spesies yang berbeda saling membantu satu sama lain, ahli biologi menjuluki hubungan ini dengan istilah "mutualisme" Pada kenyataannya kita diciptakan untuk melayani orang lain. 
      Faktanya adalah bahwa sukacita terbesar kita sebagai manusia muncul ketika kita membantu Orang lain tanpa memikirkan keuntungan untuk diri kita sendiri. Kita menyebut jenis pelayanan yang tidak mementingkan diri sendiri ini sebagai perilaku altruistis (bersifat mandahulukan kepentingan orang lain). Adalah nmenyenangkan untuk berpikir bahwa ikan wrasse bergaris biru itu memberikan layanan altruistis bagi ikan kerapu dan ikan lainnya yang datang ke pusat kebersihan mereka. 
       Bukanlah demikian, namun ikan wrasse benar-benar beruntung. Membersihkan ikan lainnya adalah cara mereka bertahan hidup dengan makan parasit, secuil makanan yang ada di gigi ikan yang lebih besar, kulit mati dan lendir pada ikan besar yang datang untuk dibersihkan. Martin Luther King, Jr, mengatakan, Semua orang bisa menjadi besar... karena setiap orang bisa melayani. Anda tidak harus memiliki gelar sarjana untuk melayani. Anda tidak harus membuat subyek dan kata kerja sepakat untuk melayani. Anda hanya perlu hati yang penuh kasih karunia. Jiwa yang digerakkan oleh kasih.
      Bapa kami yang di surga, berikanlah kepada saya kesempatan pelayanan altruistis pada hari ini. Dan kemudian bantulah saya untuk mengenali kesempatan itu untuk melayani dengan penuh sukacita, seolah-olah saya sedang melayani-Mu.
 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan