Troglodytes

"Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali” (Matius 26:34).

Ini adalah burung kecil yang berukuran hanya tiga atau empat inci dari kepala sampai ekor dan beratnya kurang dari setengah ons (sekitar 10 gram). Namun, jangan tertipu oleh ukurannya yang kecil, karena ketika Anda mendengar suaranya, terdengar seolah-olah itu berasal dari tubuh yang jauh lebih besar. Bahkan, para ilmuwan yang meneliti mengatakan bahwa suara burung winter wren yang mungil ternyata 10 kali lebih nyaring ketimbang suara ayam yang diternakkan umumnya. Setelah bacaan kemarin, kita sedikit lebih tahu tentang nyaringnya kokokan ayam jantan. Winter wren adalah satu-satu dari jenis ini yang dapat ditemukan di semua benua kecuali Antartika dan Australia. Kata “troglodytes“ berarti “penghuni gua,” nama ini didapatkan karena burung kecil ini muncul dari sela-sela batu kecil dan pohon. Ahli biologi mengakui, ada lebih 30 subspesies winter wren sehingga American Ornithologists’ Union menyimpulkan (tahun 2010) untuk membagi spesies winter wren menjadi tiga spesies yang terpisah. Mungkin ' butuh sedikit waktu bagi semua ornitologis untuk setuju pada perubahan nama ini. Sementara itu winter wren kecil ini terus berkokok berirama, dengan suara nyaring tak tertandingi di seluruh dunia, tidak peduli kontroversi yang membahasnya.

Marilah memikirkannya, sudahkah Rasul Petrus menghubungkan dirinya dengan sumber kekuatan rohani pada Kamis malam tergelap itu atau bahkan awal Jumat pagi, yang memungkinkan ia mampu menahan cobaan Iblis untuk mengeluarkan suaranya menyangkal Yesus. Bukankah Yesus memperingatkan bahwa dia akan menyangkal Yesus? Yesus mengundang Petrus untuk “berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah” (Mrk. 14:38). Tanpa kuasa itu, Petrus sama sekali tidak memiliki kemampuan di dalam'dirinya untuk melawan cobaan. Jadi saat dia menghangatkan tubuh dengan api dan orang-orang yang ada di sekitarnya mulai bertanya, “bukankah ia bersama Yesus,” ia gagal total. “Aku tidak mengenal Orang yang kamu sebut-sebut itu!” Oh, betapa kita membutuhkan kekuatan yang asalnya melalui doa. Dengan kekuatan itu kita bisa mengangkat suara kita untuk mewartakan Tuhan kita sebagai yang Mahakuasa.

Tuhan Yesus, jadilah kekuatan bagi saya untuk melawan cobaan. Angkatlah suara-Mu yang kuat sehingga gunung-gunung bergoncang dan semua alam mendengarkan. Pautkanlah hati saya kepada hati-Mu dalam doa saat ini.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan