Mengenal Pembicara

 "Allah mengguntur dengan mama-Nya yang mengagumkan; Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kami" (Ayub 37:5).

     Telepon berdering. Saya menjawabnya. Seketika saya tahu bahwa itu adalah cucu saya, atau kolega saya di tempat kerja. Saya telah menggunakan banyak waktu dengan orang tersebut, dan suaranya tidak mungkin salah. Saya mendengar seseorang menuruni lorong di belakang saya saat saya berbicara. Tanpa berbalik, saya tahu siapa yang mendekat karena saya telah mendengar suara itu sebelumnya, dan itu adalah seorang teman. Anda tahu apa yang saya bicarakan, bukan?

     Dan untuk teman-teman Anda yang sangat dekat, hanya melihat gambar atau membaca surat elektronik dari mereka saja akan membuat suara mereka bisa terngiang di pikiran Anda. Hal ini seolah-olah Anda dapat mendengar mereka mengatakan apa yang Anda baca dalam pesan teks atau saat mereka menulis catatan dengan buru-buru untuk Anda. Pengenalan kepada pembicara berkembang dengan pesat dan perkembangannya menggabungkan unsur matematika, Fisika, akustik, dan ilmu komputer dengan cara yang sangat teknis. Ini adalah bentuk canggih dari biometrik noninvasif yang digunakan untuk hal positif yang bisa mengidentifikasi seorang individu untuk tujuan keamanan atau untuk menyimpulkan identitas dalam pekerjaan forensik.

     Komputer sekarang dengan cepat dapat menganalisis suara dengan tingkat presisi yang tinggi untuk menentukan manakah suara milik seseorang atau orang yang lain. Tetapi bila Anda mengenal seseorang dengan baik, telinga dan otak Anda dapat bekerja sama untuk memberikan identifikasi yang luar biasa dengan tepat. Abraham dan Tuhan pasti telah menghabiskan banyak waktu dalam percakapan. Bapa ini telah mengenal suara Tuhan dengan baik. Karena ketika Allah memintanya untuk mampersembahkan anak tunggalnya yang sangat berharga yang ia impikan dalam seluruh hidupnya, yang ia didoakan, yang dijanjikan Allah—ketika Tuhan memerintahkan dia untuk membawa Ishak ke gunung dan mengorbankan dirinya.... bukankah ini berbicara tentang mengenal Suara pembicara Saya pikir, saya mungkin telah meminta ID positif. Tetapi kemudian, saya tidak menghabiskan cukup waktu dengan Tuhan untuk mengenal Dia oleh suara—Nya. Bagaimanakah percakapan berjalan dengan Tuhan setiap hari dan sepanjang hari, apakah sesuatu yang mirip dengan gembala yang dengan lembut berbicara kepada dombanya?

     Tuhan, saya ingin mendengar suara-Mu saat ini. Kerinduan saya adalah mengenal Engkau dengan baik sehingga saat suara-Mu berbicara kepada saya, saya akan mengenali bahwa itu adalah Engkau dan bukan penipu. Saya ingin mendengar dan merespons suara-Mu yang tenang atau bagai guruh yang luar biasa dan menggelegar. Aturlah telinga saya untuk mendengar keindahan suara-Mu yang tiada bandingannya.
 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan