Jangan Takut

"Tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada perhentian kudus bagimu, yakni sabat, hari perhentian penuh bagi TUHAN” (Keluaran 35:2).

Sabat adalah hari yang baik untuk mengingatkan kita bahwa Tuhanlah yang memegang kendali. Dengan tenang saya dapat menyembah-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat. Dalam Pengkhotbah 12:13, seorang paling bijaksana yang pernah hidup mengatakan: "Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.” Dalam konteks ini, "Takut kepada Allah" tidak berarti takutan kepada Dia, melainkan menghormati dan memuji Tuhan, beriman kepada-Nya, dan dengan segala kerendahan hati tunduk kepada-Nya dalam hidup Anda.

Setiap kali malaikat atau Tuhan tampak kepada manusia dengan pekabaran atau ketika Tuhan berkomunikasi melalui para nabi-Nya, kata-kata pertama biasanya “jangan takut.” Beberapa contoh:

- Kejadian 26:24, "Janganlah takut [Abraham], sebab Aku menyertai engkau."
- Kejadian 21:17, “Jangan takut [Hagar], sebab Allah telah mendengar suara anak itu.”
- Kejadian 46:3, “Jangan takut [Yakub]... sebab Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar.”
- Yosua 11:6, "Jangan takut karena mereka [Yosua], karena... Aku menyerahkan mereka mati terbunuh.”
- Yesaya 44:2, “Janganlah takut.”
- Yesaya 41:10; 43:5, “Jangan takut, sebab Aku menyertai engkau.”
- Yesaya 41:13, “Jangan takut, Akulah yang menolong engkau.”
- Yesaya 43:1, “Jangan takut, sebab Aku telah menebus engkau.”
- Daniel 10:19, “Hai engkau yang dikasihi, janganlah takut [Daniel], sejahteralah engkau, jadilah kuat, ya, jadilah kuat!”
- Yoel 2:21, “Jangan takut... sebab juga TUHAN telah melakukan perkara yang besar.”
- Lukas 1:30, “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.”
- Lukas 2:10,“Jangan takut, sebab... aku memberitakan kepadamu kesukaan besar."
- Wahyu 1:17, “Jangan takut [Yohanes]; Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir.”
- Wahyu 2:10, “Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita!” Perhatikan, Sabat adalah hari beristirahat dan bergembira, karena Tuhan Allah memerintah dan mengendalikan ciptaan-Nya, dan kita tidak perlu takut.

Tuhan, tetapi bagaimana..., tetapi akankah saya memiliki kecukupan..., tetapi begitu banyak..., tetapi-baiklah, Yesusku. Dengan iman sepenuhnya saya memercayai Engkau. Kekuatan-Mu sudah cukup bagi saya.

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan