Menantikan Tuhan

                        Bacalah Amsal 20:17, 21:5. Apakah pelajaran praktis yang bisa kita temukan di ayat-ayat ini?
    
      Pencuri yang mencuri roti mendapatkannya lebih cepat daripada orang yang harus bekerja untuknya. para penjual yang berbohong untuk menjual barang dagangan mereka yang tak berkualitas mungkin menjadi lebih cepat kaya daripada penjual yang jujur (Bandingkan Amsal 21:5 kepada ayat selanjutnya). namun kata Amsal, masadepan akan mengubah yang manis menjadi "Kerikil", dan kekayaan yang di peroleh dengan buru-buru akan menjadi kemiskinan. Ayat tersebut memberikan sejumlah contoh-contoh untuk menggambarkan ketepatan pengamatan ini: 

  1. Warisan ( Ams 20:21). Penyebutan warisan yang diperoleh terlalu cepat ( menyiratkan bahwa orang tua masiwh hidup). mengikuti kecaman seorang yang mengutuki orang tuanya. ( Ams 20:20). hubungan kedua Amsal ini begitu penting. hal ini seolah-olah sang Putra ( atau Putri). mengutuki orang tua juga menginginkan kematian mereka.sang anak mungkin telah merencanakan kematian orang tua agar memperoleh warisan.harapan perilaku ini tragis:pelita yang ia sekarang sedang nikmati akan menjadi"kegelapan yang kelam"(Ayat 20)dan kutukanya terhadap orang tuanya akan berbalik kepadanya ,karena ia"akirnya tidak di berkati(Ayat 21).
                                                                                                                                                                       2.Balas dendam (Ams 20:22).kali ini amsal mentebutkan korban yang mungkin tergoda untuk membalas dendam atas kejahatan yang telah dilakukan terhadap dirinya.nasihatnya adalah hanya'menanti nanti TUHAN". hanya saat itu engkau akan di selamatkan, yang berarti bahwa jika engkau membalas dendam engkau sedang mengambil resiko yang serius. Amsal 25:21, 22 menekankan petunjuk yang sama, menggunakan gambaran penumpukan baraan dan perobahan. jika engkau menahan diri dari balas dendam, Amsal 20:22 berjanji, engkau akan di selamatkan oleh tuhan dan dalam proses ( tambahkan Amsal 25:21,22) engkau akan menyelamatkan musuh mu, sehingga mengalahkan kejahatan dengan kebaikan (Rm 12:21).

   Bagaimanakah anda bisa belajar meniru karakter kristus lebih dekat ketika tiba dapat mengalahkan kejahatan dengan kebaikan? mengapa hal ini begitu dapat bertentangan dengan sifat yang melekat pada kita? mengapa mati bagi diri sendiri satu-satunya cara untuk mencapai tujan ini? 

0 komentar :

Post a Comment

 
RENUNGAN GMAHK © 2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top
close
Banner iklan